Kamis, 25 Februari 2016

Kenapa saya harus menulis?

Kenapa saya harus menulis?
Sebuah pertanyaan yang sangat sederhana namun membutuhkan perenungan lho.
sebenarnya ada beberapa hal yang membuatku harus menulis.
1. Saya sukaaaaaaa menulis.
    Sejak dulu jika melihat kertas kosong atau buku tulis sekolah, saya pasti corat-coret.  
    Apa saja pasti aku tulis. Entah itu sebuah cerita atau sekedar membuat tulisan tentang  
    nama-nama calon tokoh cerita yang akan saya buat sambil membayangkan seperti
    apa warna rambutnya, seperti apa warna matanya, tinggi badannya dan sifat-sifatnya.
    Lalu dari kertas itulah saya pindahkan ke buku tulis kosong yang sengaja aku beli untuk
    membuat cerita. zaman dulu aku ndak punya laptop hehehe.
    imajinasi tanpa batas, melewati batas waktu dan tempat. saya mengembara dengan  
    sebebas-bebasnya. Asal bukan sesuatu yang berhubungan dengan hal tabu dan SARA
2. Menyehatkan jiwa dan pastinya ke raga
    Duluuuu sekali ada seseorang yang berkata kepadaku melalui bukunya dan ada kalimat
    yang sangat ku suka "Menulislah kamu maka kamu akan sehat". dan kalimat nasehatnya
    nyangkut di kepala. Sejak itu saya menulis di buku diary khusus dan istimewa bernama Dear L.
    Dear L menjadi buku sahabat bagi hati. Rasa jengkel, suka, duka, marah, galau....semua
    tertampung dengan sempurna...lalu hati ini menjadi ringan dan kepala tidak pusing lagi.
    Tiap hari menulis Dear L bahkan sampai membawanya kemana-mana.
    Dear L is my friend forever deh...walau sudah berbuku-buku. Dear L 1, Dear L 2 dst.
jadi jika ditanya kenapa saya harus menulis?
maka jawabanku adalah walau tidak tahu penulisan yang benar, walau tidak tahu format penulisan yang benar, walau tulisan hancur kacau balau campur baur namun... Saya sukaaaaaa.
karena itu saya ingin belajar...agar tulisan-tulisan itu pantas untuk di nikmati oleh orang lain.       

Senin, 22 Februari 2016

ARTI HIDUP YANG SEBENARNYA

Bismillahirrahmanirrahim
Hidup itu.....
Bagimu apa sih hidup itu?
Akan ada banyak sekali jawaban-jawaban yang beragam untuk sebuah pertanyaan sederhana tersebut.
namun sebenarnya hidup itu adalah...
Q.S Al An'am ; 32
            "Dan kehidupan dunia ini, hanyalah permainan dan senda gurau, sedangkan negeri akhirat itu, sungguh lebih baik bagi orang-orang bertakwa. tidakkah kamu mengerti?"
Q.S Al Ankabut; 64
            "Dan Kehidupan dunia ini hanya senda gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui"
Q.S Muhammad; 36
            "Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau......."
Q.S Ar Ra'd : 26
            ".......Mereka bergembira dengan kehidupan dunia, padahal kehidupan dunia hanyalah kesenangan (yang sedikit) dibanding kehidupan akhirat"

Ada banyak lagi ayat-ayat dalam Alqur'an yang menjelaskan betapa kehidupan yang kita jalani di dunia ini hanyalah sebatas permainan dan senda gurau. Kita hidup di dunia ini berperan laksana pemain-pemain dalam drama perfilm-an. Ada peran sebagai guru, murid, orang tua, dokter, arsitek, orang kantoran, pedagang kaki lima, pedagang restoran dll. Dan peran-peran itu saling mengisi sehingga berinteraksi antar satu peran dengan peran yang lain. Lalu terciptalah kehidupan seperti yang kita ketahui selama ini.
tapi apakah hanya itu saja?
kita jalani hidup ini tidak hanya sekedar hidup lalu mati, dead atau ending!  
kalau hanya seperti itu, apa bedanya kita dengan hewan yang hidup untuk makan lalu mati,
atau apa bedanya kita seperti tumbuhan yang hanya semakin besar lalu tua dan mati.
Noooo....
Bukan seperti itu!!!
Hidup itu bagaimana caranya mendapatkan ridho Allah.
Hidup yang berlandaskan peraturan-peraturan dan hukum yang sudah di tetapkan Allah demi kebaikan manusia itu sendiri.
simple kok, hidup itu adalah ibadah.
Q.S Az Zariyat ; 56
            "Aku tidak menciptakan jin dan manusia selain agar mereka beribadah kepada-Ku"
Apa sih sebenarnya definisi ibadah?
Ibadah adalah sebutan yang mencakup seluruh hal yang diridhoi Allah baik berupa ucapan atau perbuatan, baik berupa zhahir maupun yang batin.
Ibadah terbagi menjadi
1. Ibadah Qolbiyah
            yaitu hal-hal yang berhubungan dengan hati seperti rasa khauf (takut), raja’ (mengharap), mahabbah (cinta), tawakkal (ketergantungan), raghbah (senang), dan rahbah (takut).
2. Ibadah Lisaniyah Qolbiyah
            yaitu hal-hal yang berhubungan dengan lisan dan hati seperti tasbih, tahlil, takbir, tahmid dan syukur dengan lisan dan hati.
3. Ibadah Badaniyah Qalbiyah
            yaitu hal-hal yang berhubungan dengan fisik dan hati seperti shalat, zakat, haji, dan jihad.
Serta masih banyak lagi macam-macam ibadah yang berkaitan dengan amalan hati, lisan dan badan.

Bekerja mencari nafkah merupakah ibadah. Libatkan Allah disetiap pekerjaan yang akan kita lakukan, karena jika dari awal proses bekerja tersebut dimulai dari niat yang lurus semua karena Allah maka hal tersebut akan dihitung sebagai ibadah.
Allah menyukai orang-orang yang bekerja namun bernilai ibadah.
Q.S Al Mulk ; 15
            "Dialah yang menjadikan bumi mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan"
Q.S Al Jumu'ah ; 10
            "Apabila telah ditunaikan sholat, maka bertebaranlah kamu dimuka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung"
Q.S An Naba ; 11
            "Dan Kami menjadikan siang untuk mencari penghidupan"
jika bekerja saja bisa dihitung sebagai ibadah maka bagaimanakah dengan yang lain?. itulah indahnya Islam, semua bisa dihitung ibadah
            Hidup ini hanya sementara. seperti sebuah pepatah yang gandrung dijadikan landasan orang-orang modern "hidup hanya sekali". Karena itu jadikan dunia ini ladang akhiratmu.
Kumpulkan poin dan nilai untuk kehidupan yang lebih abadi. kita tidak mau rugi kan di akhirat nanti??
Allah telah menjamin kehidupan kita di dunia ini sejak kita berada di dalam kandungan ibu hingga kita tua renta tak berdaya.
Q.S Ibrahim ; 32
            "Allah lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air (hujan) dari langit, kemudian dengan hujan itu Dia mengeluarkan berbagai buah-buahan sebagai rezeki untukmu; dan Dia telah menundukkan kapal bagimu agar berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah menundukkan sungai-sungai bagimu"
Betapa Maha segalanya Allah. Kita patut selalu bersyukur kepada Allah dengan sebaik-baiknya syukur atas segala kemudahan, kenikmatan dan rezeki.
Q.S Ibrahim; 7
            "Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan 'sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat"
Jika Allah sudah memudahkanmu dalam mencari rezeki yang ada di muka bumi hingga kau mendapatkan kebutuhanmu dan langsung mensyukurinya, janji Allah adalah benar. Dia akan menambah nikmat itu berlipat ganda, baik di dunia maupun di akhirat.
Enakkan??

jadi...apa arti hidup itu bagimu?

Sabtu, 20 Februari 2016

Arti Teman Dalam Syariat Islam

seorang teman atau sahabat adalah sosok yang tidak terpisahkan dalam hidup kita. mereka lah yang menemani kita sehari-hari. kehadiran mereka memberi warna di dalam hidup kita.
dalam keadaan pasang surut kehidupan. kualitas teman lah yang menentukan apakah mereka masih mau bersama dengan kita atau tidak?
imam syafi'i berkata
"Jika engkau punya teman yang selalu membantumu dalam rangka ketaatan kepada Allah, maka peganglah erat dia. jangan pernah kau lepaskannya. karena mencari teman baik itu susah, tetapi melepaskannya sangat mudah sekali"

Teman menurut Timbangan Syariat ada  4 jenis :

1. Teman seperti makanan
            Siapa sih yang tidak butuh makan? semua makhluk hidup membutuhkan makanan. Kita bisa mati jika tidak makan.
itu bener banget!!
Dan jenis teman yang seperti makanan ini adalah kita seakan-akan tidak bisa hidup tanpa dia dan kita butuh dia (dalam arti kebaikan dan ilmu).
bukan dalam arti bahwa dia kaya raya lalu kita nebeng traktiran ama dia atau numpang naik mobil/motor nya atau bahkan kita suka jadikan dia bank berjalan buat kita.
bukan yaaaaa!!!
Sahabat karib sedekat apapun mereka saat di dunia ini misalnya teman jalan-jalan bareng sampai keluar negeri, belanja bareng mulai dari kelas mall hingga kelas pasar tradisional,  tempat curhat kala galau,  teman arisan dan teman rujakan,  atau bahkan teman yang dipercaya pun pada hari kiamat nanti, mereka akan  saling bermusuhan, saling berbantah-bantahan dan saling menyalahkan satu dengan yang lain.
Allahu a'lam.  Karena pada hari itu semua mementingkan keselamatan dirinya.


Q.S Az Zukhruf; 67
"Teman-teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama ain, kecuali mereka yang bertakwa"

siapa yang dimaksud dengan teman yang bertakwa??
takwa itu adalah takut kepada Allah dan berusaha maksimal menjaga dirinya dari hal-hal yang membuat Allah murka kepadanya namun juga cinta kepada Allah demi mendapatkan kasih sayang Allah kepadanya.
sangat susah mendatangkan rasa takut dan cinta di dalam sebuah hati manusia kepada Dzat yang Maha Ghaib  (Allah Subhanawata a'la) . Hanya orang-orang tertentu yang Allah beri nikmat iman dan islam di dalam dadanya.

Q.S Al Asr; 3
"kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran"

Karena dasyat nya hari itu ( hari kiamat) mereka tidak akan ingat siapapun. orang tua akan melupakan anaknya, begitu juga sebaliknya, anak akan melupakan orang tuanya. jika mereka yang berhubungan kekerabatan dan darah saja bisa saling melupakan, apalagi mereka yang tidak berhubungan darah??

Q.S An Nazi'at ; 8-9
"(8) Hati manusia pada waktu itu merasa sangat takut.(9) pandangannya tunduk"

dan teman terbaik itu adalah seperti terkandung dalam surah berikut ini :

Q.S An Nisa ; 69
"dan barang siapa mentaati Allah dan Rasul  (Muhammad), maka mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah (yaitu) para nabi, para pecinta kebenaran, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang sholeh. mereka itulah teman yang sebaik-baiknya"

2.Teman Seperti obat.
Tahu maksudnya obat?
            obat adalah benda atau zat  dan bahan atau perpaduan bahan-bahan untuk mencegah, mengurangi dan menghilangkan penyakit, luka dan kelainan raga dan jiwa pada manusia.
seorang teman bisa menjadi obat bagi kita. bisa menjadi penyembuh bagi kita.
            disaat kita sakit dalam arti jiwa kita atau mungkin kita melakukan salah dan khilaf, maka tugas seorang teman adalah meluruskan kembali tingkah, perilaku dan sikap kita yang salah, walau kebenaran itu pahit terasa di jiwa kita.
teman yang saling membantu didalam kebaikan, dan meringankan beban juga menolong

Q.S Alma'idah ; 2
"....Dan tolong menolonglah kamu sekalian dalam mengerjakan kebaikan dan takwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan...."


3. Teman seperti penyakit.
            penyakit itu pastinya menular baik itu perlahan atau cepat namun suatu kepastian bahwa akan menjangkit kepada seseorang yang sehat. tidak ada hal baik dalam sebuah penyakit. seseorang yang tadinya baik, namun jika ia bergaul dengan orang yang salah maka bisa dipastikan bahwa orang yang baik itu akan melakukan hal yang sama buruknya dengan temannya itu.
contoh : tadinya kita bukan seorang perokok, namun jika kita bergaul dengan sesama perokok, maka mau tidak mau, sadar tidak sadar, perilaku kebiasaan teman kita akan membuat kita menjadi perokok.
jika tadinya kita suka sholat di masjid namun jika bergaul dengan orang yang meremehkan sholat atau suka menunda-nunda sholat maka, bisa jadi kita termasuk kedalamnya.
Naudzubillah.
sebuah pepatah nasehat.
"Dekatilah orang yang menjual minyak wangi. sungguh bau wangi nya itu akan turut mewangikan kita, jangan dekati tukang besi karena baunya pun akan melekat pada diri kita"

4. Teman seperti racun.
            kecelakaan lah yang terjadi kita jika memiliki teman seperti ini. kita bisa nyemplung neraka deh gara-gara dia. penyesalan akan tumbuh di belakang jika kita memiliki teman seperti ini.
teman yang seperti ini adalah kelanjutan dari teman seperti penyakit. bahkan parahnya lagi teman jenis ini akan melepas tangan nya disaat kita akan mempertanggung jawabkan semua perbuatan kita

QS Al Baqarah ; 166-167
"(166) yaitu ketika orang-orang yang di ikuti berlepas tangan dari orang-orang yang mengikuti dan mereka melihat azab dan ketika segala hubungan antara mereka terputus"
 (167) dan orang-orang yang mengikuti berkata: sekiranya kami mendapat kesempatan kembali ke dunia, tentu kami akan berlepas tangan dari mereka, sebagaimana mereka berlepas tangan terhadap kami. demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka perbuatan mereka yang menjadi penyesalan mereka. dan mereka tidak akan keluar dari api neraka"

demikian 4 jenis teman menurut syariat islam. sekarang tinggal kita berkaca pada diri kita.
kita ini sebenarnya teman macam apa bagi orang lain
dan orang lain menjadi teman macam apa bagi kita.

berhati-hatilah dalam mencari teman.





Rabu, 17 Februari 2016

PUASA SUNAH SENIN KAMIS TERNYATA BIKIN KITA CANTIK

          Aku termasuk orang yang pingin selalu tampil cantik jika bertemu teman ataupun kerabat. dan aku bisa menghabiskan banyak waktu di depan kaca hanya untuk bisa tampil maksimal.
namun ternyata itu hanya untuk mempercantik wajah saja.
kata kerabatku, aku memang  cantik dan dandananku tidak menor namun ada yang kurang.
apa ya?
katanya lagi, aku kurang memiliki aura cantik.
hah apaan tuh??
bingung deh.
lalu sahabatku, yang selama ini aku lihat sebagai sosok yang cantik dan religius pun ku tanya.
"Bagaimana bisa kamu secantik itu?"
sahabatku tertawa mendapati pertanyaanku itu.
"coba puasa sunah senin dan kamis deh..."jawabnya
puasa?
syaratnya saat buka puasa jangan balas dendam ya. cukup kurma dan air putih lalu makan nya biasa-biasa saja tanpa takjil yang berlebihan
memang puasa sunah senin dan kamis bukanlah puasa yang diwajibkan. namun menjalaninya pun bukan hal yang sukar.
tinggal jalani hari senin dengan puasa dan hari kamis dengan puasa juga.
gampang!
saran pun ku jalani.
seminggu di jalani lolos dengan mudah.
sebulan di jabani, gampang
dua bulan tanpa satupun puasa sunah senin dan kamis yang terlewati.
namun ada perubahan yang kurasakan
hati kok semakin tenang ya...
rasanya kok hari-hari semakin ringan ya....
kok lebih gampang bangun malam dan sholat tahajud ya....
heran banget deh.
lalu aku bertemu lagi dengan kerabatku -yang mengatakan aku kurang memiliki aura cantik.
dia pangling melihatku.
dia berkata jika aku semakin cantik dan kini memiliki aura cantik dari dalam.
seneng banget di puji.
Alhamdulillah...dipuji ama orang yang jarang memuji.
namun kini pujian itu tidak penting lho...
karena ternyata aku menjadi amat sangat suka dengan puasa.
bukan mau sombong...namun ternyata selain bikin kulit jadi tambah kencang dan tampak muda, juga memiliki efek menurunkan kadar lemak tubuh yang berlebihan.
berat badan jadi seimbang.
hawa nafsu pengen makan berkurang banyak.
dan lebih peka dengan sekeliling..
aku suka dengan diriku yang baru.
Terima kasih ya Allah...
Engkau berikan kepadaku kesempatan menjadi cantik melalui puasa sunah Mu.
Semoga ini menjadikan ku pribadi yang lebih baik
Aamiin.