seorang teman atau sahabat adalah sosok yang tidak terpisahkan dalam
hidup kita. mereka lah yang menemani kita sehari-hari. kehadiran mereka memberi
warna di dalam hidup kita.
dalam keadaan pasang surut kehidupan. kualitas teman lah yang menentukan
apakah mereka masih mau bersama dengan kita atau tidak?
imam syafi'i berkata
"Jika engkau punya teman yang selalu membantumu dalam rangka
ketaatan kepada Allah, maka peganglah erat dia. jangan pernah kau lepaskannya.
karena mencari teman baik itu susah, tetapi melepaskannya sangat mudah
sekali"
Teman menurut Timbangan Syariat ada
4 jenis :
1. Teman seperti makanan
Siapa sih yang tidak
butuh makan? semua makhluk hidup membutuhkan makanan. Kita bisa mati jika tidak
makan.
itu bener banget!!
Dan jenis teman yang seperti makanan ini adalah kita seakan-akan tidak
bisa hidup tanpa dia dan kita butuh dia (dalam arti kebaikan dan ilmu).
bukan dalam arti bahwa dia kaya raya lalu kita nebeng traktiran ama dia
atau numpang naik mobil/motor nya atau bahkan kita suka jadikan dia bank
berjalan buat kita.
bukan yaaaaa!!!
Sahabat karib sedekat apapun mereka saat di dunia ini misalnya teman
jalan-jalan bareng sampai keluar negeri, belanja bareng mulai dari kelas mall
hingga kelas pasar tradisional, tempat
curhat kala galau, teman arisan dan
teman rujakan, atau bahkan teman yang
dipercaya pun pada hari kiamat nanti, mereka akan saling bermusuhan, saling berbantah-bantahan
dan saling menyalahkan satu dengan yang lain.
Allahu a'lam. Karena pada hari
itu semua mementingkan keselamatan dirinya.
Q.S Az Zukhruf; 67
"Teman-teman karib pada hari
itu saling bermusuhan satu sama ain, kecuali mereka yang bertakwa"
siapa yang dimaksud dengan teman yang bertakwa??
takwa itu adalah takut kepada Allah dan berusaha maksimal menjaga
dirinya dari hal-hal yang membuat Allah murka kepadanya namun juga cinta kepada
Allah demi mendapatkan kasih sayang Allah kepadanya.
sangat susah mendatangkan rasa takut dan cinta di dalam sebuah hati
manusia kepada Dzat yang Maha Ghaib (Allah
Subhanawata a'la) . Hanya orang-orang tertentu yang Allah beri nikmat iman dan
islam di dalam dadanya.
Q.S Al Asr; 3
"kecuali orang-orang yang
beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan
saling menasehati untuk kesabaran"
Karena dasyat nya hari itu ( hari kiamat) mereka tidak akan ingat
siapapun. orang tua akan melupakan anaknya, begitu juga sebaliknya, anak akan
melupakan orang tuanya. jika mereka yang berhubungan kekerabatan dan darah saja
bisa saling melupakan, apalagi mereka yang tidak berhubungan darah??
Q.S An Nazi'at ; 8-9
"(8) Hati manusia pada waktu
itu merasa sangat takut.(9) pandangannya
tunduk"
dan teman terbaik itu adalah seperti terkandung dalam surah berikut ini
:
Q.S An Nisa ; 69
"dan barang siapa mentaati
Allah dan Rasul (Muhammad), maka mereka
itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah (yaitu)
para nabi, para pecinta kebenaran, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang
sholeh. mereka itulah teman yang sebaik-baiknya"
2.Teman Seperti obat.
Tahu maksudnya obat?
obat adalah benda atau
zat dan bahan atau perpaduan bahan-bahan
untuk mencegah, mengurangi dan menghilangkan penyakit, luka dan kelainan raga
dan jiwa pada manusia.
seorang teman bisa menjadi obat bagi kita. bisa menjadi penyembuh bagi
kita.
disaat kita sakit dalam
arti jiwa kita atau mungkin kita melakukan salah dan khilaf, maka tugas seorang
teman adalah meluruskan kembali tingkah, perilaku dan sikap kita yang salah, walau
kebenaran itu pahit terasa di jiwa kita.
teman yang saling membantu didalam kebaikan, dan meringankan beban juga
menolong
Q.S Alma'idah ; 2
"....Dan tolong menolonglah
kamu sekalian dalam mengerjakan kebaikan dan takwa, dan jangan tolong menolong
dalam berbuat dosa dan permusuhan...."
3. Teman seperti penyakit.
penyakit itu pastinya
menular baik itu perlahan atau cepat namun suatu kepastian bahwa akan
menjangkit kepada seseorang yang sehat. tidak ada hal baik dalam sebuah
penyakit. seseorang yang tadinya baik, namun jika ia bergaul dengan orang yang
salah maka bisa dipastikan bahwa orang yang baik itu akan melakukan hal yang
sama buruknya dengan temannya itu.
contoh : tadinya kita bukan seorang perokok, namun jika kita bergaul
dengan sesama perokok, maka mau tidak mau, sadar tidak sadar, perilaku
kebiasaan teman kita akan membuat kita menjadi perokok.
jika tadinya kita suka sholat di masjid namun jika bergaul dengan orang
yang meremehkan sholat atau suka menunda-nunda sholat maka, bisa jadi kita
termasuk kedalamnya.
Naudzubillah.
sebuah pepatah nasehat.
"Dekatilah orang yang menjual minyak wangi. sungguh bau wangi nya
itu akan turut mewangikan kita, jangan dekati tukang besi karena baunya pun
akan melekat pada diri kita"
4. Teman seperti racun.
kecelakaan lah yang
terjadi kita jika memiliki teman seperti ini. kita bisa nyemplung neraka deh
gara-gara dia. penyesalan akan tumbuh di belakang jika kita memiliki teman
seperti ini.
teman yang seperti ini adalah kelanjutan dari teman seperti penyakit.
bahkan parahnya lagi teman jenis ini akan melepas tangan nya disaat kita akan
mempertanggung jawabkan semua perbuatan kita
QS Al Baqarah ; 166-167
"(166) yaitu ketika
orang-orang yang di ikuti berlepas tangan dari orang-orang yang mengikuti
dan mereka melihat azab dan ketika segala hubungan antara mereka terputus"
(167) dan orang-orang yang mengikuti berkata: sekiranya kami mendapat
kesempatan kembali ke dunia, tentu kami akan berlepas tangan dari mereka,
sebagaimana mereka berlepas tangan terhadap kami. demikianlah Allah
memperlihatkan kepada mereka perbuatan mereka yang menjadi penyesalan mereka.
dan mereka tidak akan keluar dari api neraka"
demikian 4 jenis teman menurut syariat islam. sekarang tinggal kita
berkaca pada diri kita.
kita ini sebenarnya teman macam apa bagi orang lain
dan orang lain menjadi teman macam apa bagi kita.
berhati-hatilah dalam mencari teman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar